Memasuki Bulan Desember, Harga Sembako Mulai Beranjak Naik

Bagikan:

BOHUSAMI.ID, Kab. Gorontalo – Memasuki Bulan Desember 2023, harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan harga. Hal ini sangat mempengaruhi ketersediaan serta daya beli masyarakat pada umumnya.

Kabid Perdagangan Disperindag Kab. Gorontalo Rahmanto Lahili saat di konfirmasi terkait kenaikan bahan pokok ini menjelaskan bahwa memang beberapa data yang kami dapatkan dari bahan pokok yang mengalami kenaikan, dari beras juga mulai melonjak naik, karena pengaruh musim kering, senin, 4/12/2023.

“Yang benar-benar mengalami kenaikan itu harga cabe rawit merah pada tanggal 30 November 2023 kemarin masih berkisar Rp.100.000, dan pada tanggal 2 Desember 2023 mengalami kenaikan harga yaitu Rp.110.000,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, Memang rata-rata yang kami data, ini pengaruhnya gagal panen masyarakat sehingga harga melonjak naik, serta kebutuhan persiapan Natal dan tahun baru ini serta musim kemarau panjang yang sudah dilewati kemarin.

“Kita selalu memonitoring pasar, jangan sampai ada penimbunan, pihak-pihak yang nakal untuk memanfaatkan momen ini, untuk ketersedian kita akan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Pertanian,” ucapnya.

Lanjutnya, Pihaknya hanya terfokus ke jalur distribusi ke Gudang-gudang, serta pasar, sehingga dipastikan, dengan kelonjakan harga ini, jangan lagi dimanfaatkan lagi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga menambah kesulitan masyarakat  untuk mencari bahan pokok, dan mengakibatkan barang ini akan naik terus.

Harga Bahan Pokok Terhitung Mulai Tanggal 02 Desember 2023 :

harga gula pasir curah memiliki harga Rp. 15.000 1Kg, untuk minyak Goreng curah Rp.13.500 1Kg, untuk minyak premium 20.000 1Kg, harga daging sapi Rp. 130.000 1Kg, harga Daging ayam broiler  Rp. 36.111 1Kg, dan ayam kampung Rp. 100.000 1Kg. Cabe merah keriting Rp. 70.000 1Kg, untuk cabe rawit merah Rp. 110.000 1Kg, bawang merah Rp.30.000, bawang putih Rp.35.000 1 Kg, dan bawang bombay Rp. 45.000

“ketika ada penimbunan, pasti kita akan tindak lanjut dan kita akan berikan peringatan sampai tiga kali, tetap ada penimbunan, dan kita akan tutup,” pungkasnya. (DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *