BOHUSAMI.ID, TOMOHON – Wakil Wali (Wawali) Kota Tomohon, Sendy Rumajar didampingi Camat Tomohon Utara, Rickyanto Supit dan Lurah Tinoor Dua, Windy Karundeng, melayat ke rumah duka keluarga besar Lagare-Pangkey atas meninggalnya Drs. Adrian Lagare di Kelurahan Tinoor Dua, Kecamatan Tomohon Utara.

Almarhum yang meninggal pada usia 100 tahun dikenal sebagai sosok berdedikasi tinggi dalam bidang pendidikan dan pelayanan gereja. Selama lebih dari 20 tahun, menjabat sebagai Ketua Jemaat GMIM Sion Tomohon.
Dalam dunia pendidikan, almarhum pernah menjadi Kepala Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Tomohon serta Ketua Yayasan Tinoor Bakti, yang berperan penting dalam mendirikan SMP Kristen Yatiba Tinoor—sekolah yang kini telah bertransformasi menjadi SMP Negeri 5 Tomohon.
Tak hanya itu, almarhum juga tercatat sebagai penasihat panitia pembangunan Gereja GMIM Filadelfia Tinoor, serta aktif dalam berbagai organisasi sosial dan keagamaan lainnya.
Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, Wakil Wali Kota menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian sosok yang sangat berjasa dan menjadi teladan bagi masyarakat Tomohon, khususnya di bidang pendidikan dan kerohanian.
Simpati juga datang dari para pengurus Laskar Manguni Indonesia (LMI) dan Wulan LMI, di mana salah seorang anak almarhum, Franky Lagare, menjadi pengurus di organisasi masyarakat (ormas) adat Minahasa terbesar di Indonesia itu.
“Kami menyampaikan duka mendalam dan turut sepenanggungan dengan keluarga,” ungkap Drs. Trius Abas, Sekjen LMI dan Dr. Marlina Rumansi, Ketua Umum/Tonaas Wulan LMI.
Pengurus DPP LMI maupun Wulan LMI yang dikoordinir Sekretaris Umum, Arni Anggoman bersama Penasehat, Drs. Robby Tingginehe, melayat ke rumah duka, Senin (1/8/2025).(*/dki)







