Pasang Iklan? Contac Person WA: 081341511701

Target Zero Stunting, Wali Kota Caroll Tunjuk Wawali Sendy Ketua Tim P3S

BOHUSAMI.ID, TOMOHON – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menuju target Zero stunting, Wali Kota Caroll Senduk menetapkan Wakil Wali (Wawali) Kota Sendy Rumajar menjadi Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (PP3S) Kota Tomohon.

Penarikan Wawali Sendy dan tim dilakukan bersamaan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Limondok, Selasa (10/6/2025). Tim ini bertugas melakukan upaya strategis percepatan penanganan stunting di wilayah Kota Tomohon dalam upaya target Zero stunting.

Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menegaskan stunting merupakan isu krusial yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM), menjadi salah satu faktor yang menentukan kualitas SDM menuju SDM unggul. Pemerintah sendiri telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional.

Pentingnya konvergensi dan sinergitas lintas sektor dalam menurunkan angka stunting, telah ditetapkan sejalan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Dikatakan Wali Kota Caroll, Rakor ini adalah langkah konkret memperkuat komitmen seluruh stakeholder dalam konvergensi percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing. Sinergitas adalah kunci keberhasilan pelaksanaan intervensi gizi, baik spesifik maupun sensitif.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Tomohon yang berhasil mencatatkan angka prevalensi stunting terendah di Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2023, angka stunting di Kota Tomohon tercatat sebesar 10,5 persen—terendah di antara 15 kabupaten/kota di Sulut.

“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Kita patut bersyukur dan berbangga. Namun, pekerjaan belum selesai. Harapan kita adalah Kota Tomohon dapat mencapai target zero stunting'” ujarnya.

Pelantikan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting ini diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan strategi, rekomendasi, dan solusi aplikatif dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Tomohon.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, Kepala Dinas P2KBD Kota Tomohon Mareyke Manengkey, S.Pd, Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon, akademisi, dan mitra terkait.(*/dki)

Share:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *