BOHUSAMI.ID, MANADO – Penyelenggaraan Sagara City Camp yang digelar Sintesa Peninsula Hotel Manado, mendapat animo besar sejumlah komunitas utamanya generasi muda di Sulawesi Utara, berlangsung meriah dan sukses.

Acara yang berlangsung dua hari sejak Sabtu (10/5/2025) dengan berbagai atraksi dan lomba menarik itu, berakhir Minggu siang.
General Manager (GM) Sintesa Peninsula Hotel Manado, Nandang Suhendar, menjelaskan kegiatan ini digelar untuk memberi nuansa baru dalam bisnis perhotelan.

“Ada makna luas yang terkandung dalam kata Sagara yang dijadikan topik utama dalam Sagara City Camp ini. Sejatinya, Sagara itu adalah samudera,” katanya di sela-sela acara yang dipusatkan di Lapangan Hijau Sintesa Peninsula Hotel Manado dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut, Rinny Mamahit itu.

Di tengah arus globalisasi dan krisis iklim yang semakin nyata, industri perhotelan dan pariwisata menghadapi tekanan besar untuk bertransformasi menjadi lebih adaptif dan berkelanjutan.

Ketidakpastian ekonomi pasca pandemi, perubahan perilaku konsumen, dan tuntutan terhadap praktik ramah lingkungan menjadikan keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan, tapi keharusan.

Dalam konteks inilah, program-program yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) —seperti pariwisata berkelanjutan, aksi iklim, dan konsumsi-produksi bertanggung jawab — menjadi grammar baru dalam dunia bisnis, m termasuk di sektor perhotelan.
Sebagai respons terhadap tantangan dan peluang tersebut, Sintesa Peninsula Hotel Manado merumuskan konsep “SATU SAGARA – Menjadi Satu dalam Luasnya Makna.”
Ini adalah pendekatan strategis yang mengintegrasikan layanan akomodasi, event, edukasi, dan pengalaman ekowisata dalam satu kesatuan bernilai.
Dengan kekuatan fasilitas hotel yang mencakup kawasan hijau aktif, ballroom berteknologi tinggi, rooftop, kolam renang luas, restoran farm-to-table, dan berbagai view alam ikonik SulawesiUtara, SATU SAGARA membuka ruang bagi semua kalangan – dari komunitas dan mahasiswa hingga korporasi dan pemerintah, mewujudkan event yang bermakna, sesuai anggaran dan ekspektasi.
Lebih dari sekadar strategi pemasaran, SATU SAGARA adalah jawaban konkret terhadap kebutuhan industri perhotelan akan ekosistem kolaboratif dan inklusif.
Dengan program sub-event seperti Gelombang Karya, Pasang Asa, Arus Rasa, dan Simpul Samudra, Sintesa Peninsula menjadi pusat penyelenggaraan acara yang fleksibel dan relevan, sekaligus mendukung program keberlanjutan nasional dan global.
Di tengah ketidakpastian, SATU SAGARA hadir sebagai simbol kesinambungan dan ruang tumbuh bersama – menjadikan Sintesa bukan hanya hotel, tetapi samudera makna yang menyatukan semua harapan.
SATU: Satu tujuan, satu tempat, satu solusi.
SAGARA: Samudera, lambang luasnya peluang, kedalaman rasa, dan
kesinambungan.
“SATU SAGARA” menyiratkan bahwa Sintesa adalah samudera luas
yang mempersatukan peristiwa, rasa, dan harapan dalam satu ruang bernama Peninsula Hotel.
Keunggulan utama Satu Sagara Peninsula adalah :
Ballroom Megah & Canggih
Kawasan Terbuka Hijau Aktif
Program Ekowisata Edukatif
Farm to Table F&B Concept
Kamar Luas dengan Balkon Pribadi
Akses Strategis dari Pusat Kota
Achmad Bagenda, Ketua Tim Sagara City Camp, menjelaskan kegiatan ini menjadi langkah awal peluncuran program “Satu Sagara” melalui sub-program Gelombang Karya, yang dirancang sebagai momen kebersamaan lintas komunitas, pelaku seni, budaya, dan UMKM lokal bersama Sintesa Peninsula Hotel.
Kegiatan ini menandai semangat baru untuk membangun ruang yang inklusif, penuh kekeluargaan,dan kolaboratif. Sagara City Camp menjadi wadah di mana setiap individu bebas menuangkan kreativitas, inovasi, ide dan setiap karya menjadi bagian dari denyut perubahan positif yang berkelanjutan.
Terdapat banyak komunitas ikut dan aktif mengikuti berbagai iven yang diselenggarakan. Mereka adalah LISAN Indonesia, HNSI Sulut, FKPA Manado,
KPA, KPAB, Pegiat Pecinta Alam, Dewan Energi Mahasiswa, Pemuda Energi Indonesia.
Kemudian Yayasan Loka Kalyana Nusantara, Tunas Hijau, Trash Recycle Center, Green Leader Indonesia, KPA Cartenz Pyramid, SWAPAR Sulut, Gerakan Perempuan Sulut, HMI Komisariat Teknik, Cekidot Entertainment , APFI, Kreator FOTOYU, Mapala PahYagaan Unsrat dan
Mapala Palamik Unsrat.
Kalangan dunia usaha, juga memberikan dukungan dalam kegiatan ini, seperti dari Camp Ladean yang mensupport dengan peralatan tenda camping lengkap.(dki)







