Pasang Iklan? Contac Person WA: 081341511701

Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI, Bupati Sofyan: Pentingnya Sinergi Antara PMI, OPD dan Forkopimda.

BOHUSAMI.ID, LIMBOTO – Estafet kepemimpinan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo resmi berganti. Zulfikar Y. Usira dilantik secara sah sebagai Ketua PMI Kabupaten Gorontalo masa bakti 2025-2030, sementara Sekretaris Daerah Sugondo Makmur dipercayakan menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan.

Prosesi pelantikan pengurus dan Dewan Kehormatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Gorontalo, Ishak Liputo, dan disaksikan oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi selaku Pelindung PMI. Acara berlangsung khidmat di RM. Orasawa, Kelurahan Bionga, Sabtu (07/02/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi mengenang kembali masa 15 tahun silam saat dirinya juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua PMI. Ia optimis bahwa formasi pengurus kali ini memiliki kapabilitas yang mumpuni.

“Dengan kepengurusan yang baru dilantik ini, kami yakin mereka mampu dan mahir dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di Kabupaten Gorontalo,” ujar Sofyan.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara PMI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Forkopimda. Ia berharap tujuh prinsip dasar PMI dijalankan tanpa memandang latar belakang ras, suku, agama, maupun afiliasi politik.

Salah satu poin penting dalam pelantikan ini adalah komitmen besar untuk mewujudkan Unit Transfusi Darah (UTD) mandiri di Kabupaten Gorontalo. Rencana ini mendapat dukungan penuh dari PMI Provinsi yang akan dikolaborasikan dengan program pemerintah daerah.

​Ketua PMI terpilih, Zulfikar Usira, menegaskan bahwa pembangunan UTD adalah prioritas utama yang harus segera dituntaskan.

​”Sebagai kabupaten terbesar di Provinsi Gorontalo, kita memiliki beban dan peran strategis. Pembangunan UTD menjadi kebutuhan mendesak mengingat Kabupaten Gorontalo merupakan penyumbang pendonor darah terbesar di provinsi ini,” tegas Zulfikar.

​Ia berjanji akan merangkul seluruh pengurus untuk menjawab tanggung jawab yang selama ini belum terealisasi demi memaksimalkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat. (DM)

Share:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *