Pasang Iklan? Contac Person WA: 081341511701

Sambut PENAS XVII 2026, PKK Kabupaten Gorontalo Gerakkan 5 Kecamatan Siapkan Homestay Standar Nasional

BOHUSAMI.ID, LIMBOTO – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gorontalo menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung perhelatan akbar Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Di bawah komando Hj. Maryam Sofyan Puhi, PKK kini bergerak masif menyiapkan fasilitas akomodasi berbasis kerakyatan (homestay) bagi ribuan tamu dari seluruh pelosok Indonesia.

Sebagai bentuk komitmen nyata, PKK menginstruksikan jajaran di lima kecamatan strategis beserta PKK desa untuk turun langsung ke lapangan. Fokus utama gerakan ini adalah memastikan rumah-rumah warga yang diproyeksikan menjadi homestay memenuhi standar kelayakan, kebersihan, dan kenyamanan.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Rumah Dinas (Rudis) pada Jumat (13/02), Hj. Maryam Sofyan Puhi menegaskan bahwa PKK harus menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Keterlibatan aktif hingga tingkat desa akan menjadi kunci sukses penyelenggaraan homestay yang nyaman dan representatif. Kita ingin para tamu merasa seperti di rumah sendiri,” ujar Hj. Maryam di hadapan pengurus PKK kabupaten dan kecamatan.

Melalui kolaborasi PKK di lima kecamatan ini, PENAS 2026 diharapkan tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi ekonomi warga lokal.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari suksesnya agenda nasional ini. Ada dampak ekonomi langsung dan rasa bangga yang tumbuh saat kita mampu menampilkan keramahan khas daerah kepada seluruh peserta dari penjuru nusantara,” tambah Hj. Maryam.

Dengan persiapan yang matang sejak dini, PKK Kabupaten Gorontalo optimis wilayahnya akan menjadi lokasi homestay terbaik yang berkesan bagi para petani dan nelayan se-Indonesia pada tahun 2026 mendatang. (DM)

Share:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *