BOHUSAMI.ID, JAKARTA – Program Gerakan Gorontalo Utara 2030 Produsen Buah (G-30PB) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, mendapat apresiasi dan respon positif dari Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Dirjen PDASRH) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Hal itu terungkap saat Bupati Thariq Modanggu menemui Dirjen PDASRH, Ir. Dyah Murtiningsih di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Di hadapan Dirjen, Bupati Thariq Modanggu memperkenalkan dan memaparkan visi dan grand strategi program G-30-PB yang dikemas dalam Gerakan Agro Mopomulo (GAM), termasuk berbagai program dan kegiatan turunannya seperti One Man Ten Tress dan Penanaman Satu Juta Pohon Buah Menuju Gorontalo Utara Tahun 2030 Produsen Buah.
Bupati juga menjelaskan, bahwa program ini sangat membutuhkan dukungan dan support dari Pemerintah Pusat, khusunya Kementerian Kehutanan RI.
Pemerintah Daerah ungkap Bupati, memiliki keterbatasan anggaran terutama dalam pengadaan bibit atau benih dan pembangunan demplot.
“Kami sangat membutuhkan suplai bibit buah dari pemerintan pusat karena anggaran kami terbatas untuk itu. Di samping itu, kami juga membutuhkan pembangunan Demplot/Percontohan G-30PB dan juga program penunjang lainnya.”jelasnya.
Untuk itu, pada pertemuan ini juga, Bupati mengaku sudah menyerahkan dokumen, berupa proposal bantuan kepada Dirjen PDASRH yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pihak Kementerian untuk mengucurkan bantuan demi suksesnya program ini.
Proposal usulan dan berbagai paparan strategis yang disampaikan, ungkap Ketua DPD II Partai Golkar Gorut ini, mendapat respon positif , bahkan disambut penuh antusias oleh Dirjen PDASRH Kementerian Kehutanan.
Hal itu terjadi, karena program P-30PB dinilai sejalan dengan Program Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Kehutanan.
Dirjen PDASRH, menurut Bupati Thariq berkomitmen untuk membantu keberhasilan program ini karena dinilai akan berdampak positif terhadap hutan dan lingkungan.
Apalagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara sudah memulainya dengan aksi nyata yang sejalan dengan kebijakan Kementerian Kehutanan RI. (MM)







