BOHUSAMI.ID, LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terus memacu persiapan sebagai tuan rumah ajang bergengsi Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Sebagai langkah nyata, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo, Dr. Darwin Romy Sjahrain, ME, memimpin langsung rapat koordinasi teknis di Aula Kantor Dinas Pertanian pada Selasa (24/02/2026).
Rapat strategis ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Kominfo, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Perkim, Dinas Peternakan, hingga Dinas Ketahanan Pangan. Pertemuan ini bertujuan mensinkronkan persiapan infrastruktur, logistik, serta kesiapan teknologi pertanian yang akan dipamerkan.
Dalam arahannya, Darwin Romy Sjahrain menekankan, bahwa kesuksesan hajatan nasional ini bertumpu pada kerja sama tim yang solid antar instansi. Ia menegaskan bahwa PENAS XVII bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi Gorontalo untuk unjuk gigi di kancah nasional.
”PENAS XVII adalah peluang emas untuk memamerkan inovasi dan potensi unggulan sektor agraris serta maritim kita. Lebih dari itu, kami ingin memastikan kegiatan ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” ujar Darwin Romy.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Dr. Safwan Tahir Bano, M.Pd, menyatakan kesiapannya dalam mengawal diseminasi informasi. Kominfo akan bertindak sebagai garda terdepan dalam memfasilitasi kebutuhan teknologi informasi selama acara berlangsung.
“Kami berkomitmen memastikan informasi terkait PENAS XVII tersampaikan secara masif dan transparan. Semua saluran komunikasi akan dioptimalkan agar publik memahami manfaat besar dari ajang ini bagi daerah,” jelas Safwan.
PENAS XVII 2026 diharapkan menjadi jembatan alih teknologi antara pakar, pemerintah, dan pelaku utama (petani-nelayan). Dengan persiapan yang semakin matang, Kabupaten Gorontalo optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para “pahlawan pangan” dari seluruh penjuru nusantara. (DM)







