Pasang Iklan? Contac Person WA: 081341511701

Wali Kota Caroll Hadiri High Level Meeting Pengendalian Inflasi dan Percepatan Ekonomi se-Sulut

BOHUSAMI.ID, TOMOHON – Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Senin (23/02/2026)

Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan dilaksanakan di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.

High Level Meeting ini menjadi forum koordinasi lintas sektor dalam rangka memperkuat sinergi pengendalian inflasi, akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, digitalisasi transaksi pemerintah daerah, peningkatan akses keuangan, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tomohon turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Bank Pembangunan Daerah SulutGo. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengelolaan dan pemungutan PAD berbasis digital, meningkatkan transparansi, serta mendorong efisiensi fiskal daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara J. Victor Mailangkay, para Wali Kota dan Bupati se-Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Utara Gorontalo Robert Sianipar, serta Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Dr. Radlyah Jan, SE, M.Si, Ak.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta harmonisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas harga, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperluas digitalisasi transaksi keuangan daerah, serta meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD.(dki)

Share:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *