BOHUSAMI.ID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, dalam Forum Group Discussion (FGD) terkait Evaluasi dan Pemantapan Kesiapan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo. Dalam kesempatan ini, Sekda Sugondo Makmur hadir didampingi oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Inspektorat Daerah serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gorontalo.
Sekda Sugondo Makmur menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo saat ini tengah berada pada tahap finalisasi penyusunan LKPD 2025. Fokus utama saat ini diarahkan pada penyelesaian pencatatan dan penataan aset daerah, yang sebelumnya sempat mengalami beberapa kendala teknis di lapangan.
“Untuk pemerintah daerah sendiri saat ini kurang lebih sama dengan daerah lain. Kami sudah berada pada tahap finalisasi, terutama pada pencatatan aset yang sebelumnya sempat mengalami beberapa kendala,” ujar Sugondo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tim pengelola aset daerah telah bekerja keras dan bergerak cepat untuk merampungkan pencatatan keuangan. “Proses ini dioptimalkan melalui pemanfaatan sistem elektronik pemerintah daerah (E-Pemkab),” jelasnya.
Sugondo juga mengapresiasi komunikasi dan sinergi yang baik antara jajaran Pemkab Gorontalo dengan tim auditor BPK, yang membuat sejumlah tahapan proses penyusunan laporan dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan lancar.
Melalui pelaksanaan FGD ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap proses penyusunan LKPD Tahun 2025 dapat terselesaikan dengan lebih baik dan akurat. Harapannya, laporan yang disajikan sepenuhnya sesuai dengan standar pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh BPK RI, sekaligus mempertahankan kualitas pelaporan keuangan daerah yang kredibel. (DM)







