Pasang Iklan? Contac Person WA: 081341511701

Bangun Karakter anak, Pemkot Tomohon Gelar Lomba Bertutur bagi Siswa SD

BOHUSAMI.ID, TOMOHON – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menggelar Lomba Bertutur bagi siswa tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), sebagai salah satu sarana pembentukan karakter anak.

Lomba ini menjadi upaya Pemkot menumbuhkan budaya gemar membaca sejak dini sebagai salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter anak.

Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar yang membuka lomba mengatakan,
membaca juga jadi gerbang peradaban, karena negara dengan tingkat kegemaran membaca yang tinggi cenderung memiliki peradaban yang lebih maju. Oleh sebab itu, Indonesia, termasuk Kota Tomohon, terus berupaya membangun masyarakat yang gemar membaca.

Menurut Wakil Wali (Wawali) Kota Sendy, di tengah perkembangan teknologi informasi yang makin pesat, minat baca anak perlu terus ditumbuhkan melalui berbagai kegiatan yang menarik, kreatif, dan edukatif.

Menurutnya lomba bertutur merupakan kegiatan yang menggabungkan kemampuan membaca, memahami isi bacaan, serta menyampaikan kembali cerita secara komunikatif, kreatif, dan menarik.

Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya didorong untuk gemar membaca, tetapi juga dilatih meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, mengembangkan daya imajinasi, serta memperkuat keterampilan berbahasa.

Selain itu, lomba bertutur menjadi sarana yang efektif untuk mengenalkan dan melestarikan cerita rakyat, legenda daerah, serta nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.

“Pemerintah Kota Tomohon terus berupaya mendorong budaya baca dan meningkatkan kemampuan literasi anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan literasi nasional. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kecintaan peserta didik terhadap budaya daerah sehingga lahir generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ujar Wawali Sendy.

Ia mengajak para peserta menjadikan ajang ini sebagai kesempatan belajar, mengembangkan kemampuan bertutur, memperluas wawasan melalui membaca, serta menunjukkan bakat dan kreativitas yang dimiliki.

“Menang atau belum menjadi juara bukanlah tujuan utama. Setiap pengalaman yang diperoleh dalam perlombaan ini merupakan bekal yang sangat berharga untuk masa depan,” pesannya pada acara yang berlangsung Selasa (21/7/2026).

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh masyarakat terus mencintai buku, gemar membaca, serta melestarikan cerita rakyat dan budaya daerah sebagai bagian dari jati diri bangsa. Ia berharap melalui ajang ini akan lahir generasi muda Kota Tomohon yang mampu menjadi duta literasi dan menginspirasi lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
(dki)

Share:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *