BOHUSAMI.ID, GORONTALO UTARA – Sebagai upaya konkret dalam menjamin ketersediaan obat-obatan, khususnya bagi pasien penyakit kronis, manajemen RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) mengambil langkah inovatif. Rumah sakit ini resmi menjajaki kerja sama operasional bersama PT Kimia Farma yang dituangkan dalam pertemuan koordinasi bertempat di lingkungan RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, Rabu (19/08/2026).
Langkah strategis ini diambil untuk menjawab tantangan terkait ketersediaan farmasi yang kerap menjadi kendala bagi pasien jangka panjang di wilayah Gorontalo Utara.
Dalam skema kerja sama yang tengah disiapkan, kedua belah pihak akan berbagi peran secara profesional:
- Pihak RSUD dr. ZUS: Menyediakan ruang operasional khusus dengan standar fasilitas yang telah disyaratkan oleh pihak mitra.
- Pihak Kimia Farma: Berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan obat-obatan kronis yang selama ini sering mengalami kelangkaan, sekaligus menyediakan tenaga kesehatan (SDM) farmasi yang kompeten untuk pengelolaannya.
Kepala Seksi Penunjang Medik RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, Iryana, S.Farm., Apt., menjelaskan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk memangkas hambatan layanan farmasi bagi masyarakat.
”Kerja sama ini adalah solusi strategis agar pasien tidak perlu lagi kesulitan mencari obat kronis di luar rumah sakit. Mekanismenya, kita menyediakan ruang dengan standar yang telah disepakati, sementara pihak Kimia Farma akan masuk untuk menjamin ketersediaan obat-obatan khusus tersebut beserta dukungan SDM-nya,” ungkap Iryana.
Senada dengan hal tersebut, Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, M.Kes, menegaskan bahwa kolaborasi dengan mitra profesional seperti Kimia Farma merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendongkrak mutu pelayanan publik.
“Kami tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa pasien mendapatkan akses pengobatan yang cepat, tepat, dan mudah. Kami berharap langkah ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Gorontalo Utara,” pungkas dr. Ardiansyah.
Dengan adanya penjajakan kerja sama ini, RSUD dr. Zainal Umar Sidiki optimis persoalan rantai pasok obat kronis dapat teratasi secara tuntas sehingga mutu kesehatan masyarakat di daerah dapat terus meningkat. (DM)







