BOHUSAMI.ID, MANADO – Patricia Nancy Maweikere terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sulawesi Utara periode 2026-2031.
Patricia dipilih peserta Musyawarah Daerah (Musda) HPI Sulawesi Utara Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Ruang Serbaguna Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, Selasa (21/4/2026).
Musda ini dibuka Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, dr. Kartika Devi Tanos, dan dihadiri Sekretaris Jenderal DPP HPI, Reyhan A. Pattiwael Artheswara.
Dihadiri para peserta pramuwisata yang tergabung dalam DPD HPI Sulut, dari delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di antaranya Manado, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Sitaro dan Minahasa Utara.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi dan profesionalisme pemandu wisata di Bumi Nyiur Melambai.
Selain Ketua Patricia Nancy Maweikere, forum Musda juga sepakat memilih
Dewan Kehormatan yang terdiri dari Edwin Rumbayan, Ricko Taramen dan Roy Berty Koleangan. Juga Dewan Pengawas/Kode Etik yakni Mario Pantouw, Max Wella serta Samuel Bawore.
Menurut Patricia, Musda ini belum menentukan program kerja dan nanti akan dibahas dalam forum Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama dengan DPC.
Namun demikian, jelasnya, pada dasarnya program inti HPI adalah pelatihan dan penguatan DPC yang ada serta memperdalam lagi kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan stakeholders pariwisata
HPI, tambah dia lagi, siap mencari terobosan-terobosan baru sehingga ada dinamika baru dalam organisasi. “Itu juga yang menjadi visi-misi saya yang disampaikan dalam musda ini. Ada 12, tapi saya rangkum seperti itu,” ungkapnya.
Tentang boomingnya wisata di Sulut, menurut Patricia, HPI berharap pramuwisata anggotanya mendapat atensi pemerintah dan stakeholder untuk mendampingi tamu dari luar daerah atau luar negeri.
“Kami berharap dan meminta agar anggota HPI mendapat prioritas, karena kami adalah organisasi pramuwisata profesional yang resmi,” paparnya.(dki)







