Pasang Iklan? Contac Person WA: 081341511701

Pemkab Gorontalo Peringati HLUN ke-30

BOHUSAMI.ID, LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 yang mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.

Kegiatan Dibuka Bupati Gorontalo Sofyan Puhi yang berlangsung di Halaman Menara Keagungan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu (7/6/2026).

Bupati Sofyan Puhi menyampaikan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang ke-30 merupakan momentum penting untuk memberikan penghormatan sekaligus perhatian kepada para lanjut usia yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan dapat dilihat dari meningkatnya jumlah dan usia harapan hidup penduduk lanjut usia. Ia mengungkapkan bahwa saat ini usia harapan hidup masyarakat Kabupaten Gorontalo telah mencapai 72 tahun.

“Lansia merupakan salah satu ukuran keberhasilan layanan kesehatan. Semakin banyak jumlah lansia yang sehat dan produktif, maka semakin baik pula standar pelayanan kesehatan yang dimiliki suatu daerah,” ungkapnya.

Pemkab Gorontalo terus berkomitmen melaksanakan berbagai program yang berpihak kepada lansia, baik dalam bidang kesehatan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan, sehingga para lansia tetap dapat menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, dan bermartabat.

“Dengan menghadirkan program-program yang memberikan pelayanan terbaik bagi para lansia, baik dari aspek kesehatan maupun kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, serta perangkat daerah terkait lainnya untuk terus mendampingi dan memberikan perhatian kepada para lansia.

Sebab pengabdian mereka di masa lalu. Mereka adalah bagian penting dari perjalanan pembangunan di Kabupaten Gorontalo. Melalui peringatan HLUN terwujudnya lingkungan yang lebih ramah.

“Lansia serta meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup para lanjut usia sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya. (DM)

Share:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *