Pasang Iklan? Contac Person WA: 081341511701

Mendaftar Calon Kumtua, Wujud Komitmen Simon Gesimaking Hadirkan Arah Baru Bangun Desa Pineleng Dua

Simon Gesimaking (kanan, kemeja batik) saat datang mendaftar dan menerima berkas pendaftaran calon Hukum Tua dari Ketua Panitia Pemilihan Hukum Tua Desa Pineleng Dua, Dr. Sjerly Maria Lumi, SPd (ketiga dari kiri).

BOHUSAMI.ID, MINAHASA – Langkah pasti penuh optimis tergambar dari kedatangan tokoh muda Pineleng, Simon Sili Gesimaking, SS., di Kantor Desa Pineleng Dua, saat mendaftarkan dirinya sebagai calon Hukum Tua Desa Pineleng Dua, Minggu (12/04/2026). Ia ingin mewujudkan komitmennya menghadirkan arah baru pembangunan di desa itu.

Sikapnya yang selalu familiar dan humoris terlihat kala dirinya menyapa satu persatu Panitia Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Pineleng Dua. Apalagi sebagian panitia adalah rekan seperjuangannya dulu kala dia menjadi Ketua Panitia Pilhut waktu lalu.

Tak heran bila Simon terlihat santai dan penuh keceriaan, seakan ia memberi suport sekaligus pesan kepada panitia untuk tidak tegang dalam menjalani tanggungjawab yang terbilang berat ini.

Saat masuk di ruang pendaftaran, Simon terlihat serius membaca lembaran persyaratan seorang calon Hukum Tua (Kumtua), sembari dengan serius mendengarkan penjelasan dari Ketua Panitia Dr. Sjerly Maria Lumi SPd. Setelah merasa cukup, Simon pun menerima sejumlah berkas dari panitia berupa formulir persyaratan bakal calon Hukum Tua Desa Pineleng Dua.

“Terima kasih atas sambutan hangat dan pelayanan yang baik serta penjelasan yang sangat komprehensif dari teman-teman panitia. Saya akan segera memenuhi semua dokumen yang menjadi ketentuan sebagai calon Kumtua. Semoga Tuhan menolong saya,” ujarnya singkat usai mendaftar.

Adapun dalam kesehariannya. Simon merupakan salah satu wartawan senior di Sulut, sehingga keputusannya mendaftar sebagai bakal calon Kumtua menarik perhatian publik.

Pengalaman puluhan tahun sebagai seorang jurnalis menjadi modal kuat bagi Simon untuk tidak hanya memajukan desanya kala kelak terpilih menjadi Kumtua, tapi akan menghadirkan arah baru pembangunan Desa Pineleng Dua yang sangat menjanjikan.

Dengan pengalamannya sebagai wartawan, Simon tak diragukan lagi kualitasnya. Sangat layak memimpin Desa Pineleng Dua. Karena Simon telah melewati banyak peristiwa sosial, menyaksikan langsung dinamika masyarakat, termasuk bagaimana kebijakan dan keputusan pemimpin berdampak pada kehidupan warga.

Pengalaman tersebut membentuk karakter yang tenang, terbiasa mendengar sebelum berbicara, dan berhati-hati dalam mengambil sikap. Ia pun terbiasa bekerja dengan keterbukaan dan akuntabilitas. Dua hal ini sejalan dengan harapan masyarakat desa hari ini yakni pemerintahan yang bisa diajak bicara, yang tidak berjarak, dan yang hadir saat warga membutuhkan.

“Bersama masyarakat saya siap hadirkan perubahan yang jauh lebih baik dari hari ini untuk Desa Pineleng Dua ” katanya.

Apalagi data yang dihimpun selain berkepribadian baik, Simon yang adalah jebolan Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP) ini, juga dikenal luas masyarakat di wilayah Desa Pineleng Dua, bahkan Pineleng Raya. karena sudah cukup banyak kontribusi yang diberikan Simon untuk desanya.

“Soal kontribusi biarlah masyarakat yang menilainya. Tapi keputusan saya maju ini adalah panggilan hati nurani saya. Saya tulus merasa terpanggil untuk membangun desa tercinta Pineleng Dua jauh lebih baik lagi demi kebaikan bersama. Saya sudah siap menghadirkan arah baru pembangunan di desa saya ini ” ucapnya.

Dengan pengalamannya sebagai wartawan, Simon tak diragukan lagi kualitasnya. Sangat layak memimpin Desa Pineleng Dua. Karena dirinya telah melewati banyak peristiwa sosial, menyaksikan langsung dinamika masyarakat, termasuk bagaimana kebijakan dan keputusan pemimpin berdampak pada kehidupan warga.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilhut Dr. Sjerly Maria Lumi SPd., mengungkapkan batas akhir pemasukan semua dokumen yang diwajibkan kepada semua bakal calon Kumtua pada hari Senin tanggal 20 April 2026.

“Tapi sebaiknya jangan tunggu di injuri time memasukan berkasnya. Kalau satu dua hari ke depan sudah lengkap langsung saja menyerahkan kepada kami. Dan kami selalu siap melayani setiap pertanyaan dari para bakal calon,” kata Sjerly.

Wanita cantik yang kesehariannya berprofesi sebagai dosen ini menegaskan pihaknya selalu bersikap netral.

“Panitia netral. Tidak akan berpihak kepada bakal calon manapun. Dan kami siap melayani dengan penuh tanggungjawab,” tegasnya lagi.(dki)

Share:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *