BOHUSAMI.ID, MANADO, – Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, secara resmi membuka kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) yang digelar di Manado, Jumat (10/7/2026).
Kerja sama tersebut mencakup pemberian Fasilitas Kredit Konsumtif Umum (KSU) kepada Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Gorontalo, serta amandemen Perjanjian Kerja Sama tentang Penempatan dan Penyaluran Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan jawaban atas aspirasi yang selama ini disampaikan oleh para perangkat desa terkait pemanfaatan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai dasar memperoleh layanan pembiayaan.
“Ini baru pertama kali dilaksanakan karena ada keresahan dari seluruh perangkat desa. Mereka bertanya kepada saya, ‘Pak, SK yang dikeluarkan Bupati ini bisa dipakai untuk apa?’ Alhamdulillah, melalui komunikasi yang baik dengan BSG, kini BSG menjadi bank pertama yang menghargai SK Bupati sebagai dasar kerja sama Kredit Konsumtif Umum,” ujar Sofyan.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk nyata keberpihakan BSG kepada pemerintah desa dan aparatur desa. Ia berharap fasilitas kredit ini dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi perangkat desa dengan mekanisme yang aman dan bertanggung jawab.
Bupati juga mengapresiasi komitmen BSG yang tetap memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan BSG akan terus bersinergi dalam membangun daerah. Hal-hal teknis nantinya akan dibahas lebih lanjut di Gorontalo melalui pertemuan di setiap kecamatan, bahkan jika perlu hingga tingkat desa, agar seluruh perangkat desa memahami mekanisme pelaksanaannya,” jelasnya.
Sofyan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo memiliki komitmen kuat terhadap penguatan BSG sebagai bank daerah. Saat ini, Pemkab Gorontalo memiliki penyertaan modal sekitar Rp25 miliar di BSG dan berencana menambah investasi tersebut apabila kondisi fiskal daerah semakin membaik.
“Kenapa akan kita tambah? Karena penyertaan modal sebesar Rp25 miliar setiap tahun memberikan dividen sekitar Rp4 miliar ditambah manfaat melalui program CSR. Itu menjadi bukti bahwa investasi daerah di BSG memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dana CSR BSG telah dimanfaatkan untuk berbagai program kemasyarakatan, di antaranya membantu biaya hidup jamaah haji sebesar Rp1 juta per orang serta pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada BSG atas dukungan penuh dalam menyukseskan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo.
“Hampir seluruh wilayah kecamatan dipenuhi baliho BSG selama pelaksanaan PENAS. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami. Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan kebersamaan BSG dalam menyukseskan agenda nasional tersebut,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh kepala desa, perangkat desa, dan BPD untuk memanfaatkan fasilitas kredit yang disediakan secara bijaksana serta mengikuti seluruh tahapan sosialisasi yang akan dilaksanakan oleh BSG bersama pemerintah daerah.
“Insyaallah, sekarang SK Bapak dan Ibu sudah bisa dimanfaatkan sebagai jaminan Kredit Konsumtif Umum. Semoga kerja sama ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh perangkat desa serta semakin memperkuat sinergi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan BSG dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Sofyan
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan BSG, sekaligus mendukung pengelolaan keuangan desa yang lebih baik, memperluas akses pembiayaan bagi aparatur desa, serta mendorong peningkatan kesejahteraan perangkat desa di Kabupaten Gorontalo. (DM)







