Cari Solusi Tangani Hambatan Usaha, Kadis PM-PTSP Gelar Rapat Bersama Pelaku Usaha

Bagikan:

BOHUSAMI.ID, Limboto – Sebagai langkah dalam menangani segala Hambatan Usaha yang banyak dialami oleh masyarakat dan para pengusaha, Kepala Dinas PTSP Rachmad K. Mohamad, SKM, SH, MH pada Kamis (16/11), menggelar rapat bersama para pelaku usaha yang juga dihadiri Sekcam Tilango Syamsul Qamar Mustafa untuk mencari solusi terhadap hambatan usaha yang dialami masyarakat dari berbagai hal, sehingga bisa mengurangi sedikit demi sedikit hambatan yang dialami saat ini.

Kepada awak media usai menggelar rapat pembahasan tersebut mengatakan, mengapa hal ini dilakukan, karena hampir semua pelaku usaha mengeluhkan terkait, banyaknya hambatan yang mereka hadapi, sehingga membutuhkan solusi bersama dalam menangani segala bentuk hambatan usaha yang ada.

Lebih lanjut dikatakan oleh Kadis yang masih tergolong cukup muda ini, sebagai pemerintah tentunya mempunyai misi yakni memfasilitasi segala keluhan dan kritikan dari masyarakat, serta mencarikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, dalam menjalankan usaha yang mereka geluti.

“Hari ini kegiatannya adalah memfasilitasi kritikan dan permintaan dari masyarakat atas kelalaian yang dilakukan oleh CV Camar Laut yang diantaranya adalah usaha yang bertambah, yakni dari ikan tuna bertambah ke penampungan nike, yang berdampak pada polisi udara yakni, timbulnya bau di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.

Olehnya dengan adanya hal ini, Rachmad K. Mohamad memfasilitasi dengan mempertemukan masyarakat dengan Pelaku usaha serta pemerintah setempat, untuk mencarikan solusi, bagaimana menangani hal ini, sehingga tidak menimbulkan sebuah permasalah baru, yang tentunya dampaknya akan merugikan kedua belah pihak.

Lanjut Rachmad menambahkan, dari hasil pertemuan tersebut ada beberapa poin yang diperoleh dan dituangkan dalam berita acara, sekaligus dapat menjadi rekomendasi bagi para pelaku usaha, dalam menertibkan apa yang menjadi harapan masyarakat yang diantaranya adalah, masyarakat sekitar dan masyarakat umum, tetap memberikan kesempatan dan menjamin serta mendorong investasi yang ada di Kabupaten Gorontalo.

“Yang kedua CV Camar Laut segera menerbitkan izin dalam berusaha yakni penampungan nike, dan yang ketiga memperhatikan dampak dari lingkungan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu perwakilan dari perusahaan CV Camar Laut Farah mengatakan, dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan Dinas PM-PTSP dalam memfasilitasi pertemuan diantara pihaknya dengan aparat setempat, termasuk Babinkamtibmas dan Babinsa dengan masyarakat yang melakukan kritik terhadap perusahaan dengan keberadaan penampungan nike tersebut, guna mencarikan solusi bersama.

“Saat ini kami dari perusahaan dalam hal ini CV Camar Laut sedang dalam proses pengurusan izin lingkungan, karena yang dipermasalahkan oleh masyarakat adanya aktivitas yang bisa mencemarkan lingkungan yang tidak memiliki izin dari pemerintah setempat. Kita berharap agar tidak mendapatkan halangan dalam pengurusan izin tersebut, sehingga bisa menjadi pegangan kita tampa mengabaikan ganguan pencemaran lingkungan itu sendiri,” tutupnya. (DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *