BOHUSAMI.ID, KABUPATEN GORONTALO – Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo melaksanakan kegiatan pembekalan bagi anggota Saka Bakti Husada (SBH) pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo ini dilaksanakan dalam rangka persiapan teknis pelaksanaan Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB) menjelang gelaran Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVII tahun 2026.
Pembekalan ini difokuskan untuk membekali para anggota SBH dengan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam melakukan deteksi dini serta pemantauan jentik nyamuk. Sasaran utama dari kegiatan PJB ini adalah seluruh homestay atau rumah singgah yang akan ditempati oleh para peserta Penas Tani dan Nelayan yang tersebar di wilayah Kecamatan Limboto.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase, dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran aktif anggota SBH sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan lingkungan selama perhelatan akbar tersebut berlangsung.
”Kehadiran ribuan peserta dari seluruh Indonesia dalam Penas Tani dan Nelayan XVII menuntut kesiapan kita dalam memberikan rasa aman dan nyaman, termasuk aspek kesehatan lingkungan. Saya berharap adik-adik SBH dapat melaksanakan tugas pemeriksaan jentik ini dengan cermat dan disiplin di setiap homestay peserta, guna mencegah munculnya potensi penyakit yang bersumber dari nyamuk, seperti Demam Berdarah,” ujar Ismail Akase.
Selain bertugas melakukan pemeriksaan jentik, Ismail menegaskan bahwa anggota SBH juga akan diterjunkan sebagai relawan yang membantu pelayanan kesehatan di berbagai posko selama penyelenggaraan Penas berlangsung.
“Kalian adalah mitra strategis kami. Selain memastikan lingkungan bebas jentik, peran kalian sebagai relawan pendukung dalam pelayanan kesehatan bagi para peserta akan sangat krusial dalam menyukseskan acara ini,” tambahnya.
Ismail berharap, keterlibatan aktif Pramuka SBH ini dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus wujud kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para anggota Saka Bakti Husada memiliki pemahaman yang seragam mengenai prosedur pemeriksaan yang benar serta kesiapan mental dalam memberikan pelayanan kesehatan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Penas Tani dan Nelayan XVII dapat berjalan dengan sehat, aman, dan kondusif. (DM)







